Tumbuh kembang batik di Indonesia semakin menggeliat. Karya-karya batik Indonesia hang mendunia pun semakin banyak sejak tahun 2009 secara resmi UNESCO mengakui sebagai budaya tak benda.
Ada banyak batik yang mendunia saat itu, MalangTIMES mencoba menyajikan 5 batik terbaik versi MALANGTIMES yang berhasil mendunia.
1. Motif Batik Pekalongan
Batik Pekalongan. (Foto: istimewa)
Pekalongan merupakan salah satu kota pengrajin batik di Indonesia. Batik-batik dari Pekalongan ini juga menjadi salah satu motif yang terkenal dalam dunia batik. Motif batik dari kota yang terletak di daerah Jawa Tengah ini memiliki berbagai motif yang indah. Salah satu motif dari batik pekalongan ini yaitu motif batik jlamprang.
2. Batik Sogan atau Batik Solo
Batik Sogan. (Foto: wikipedia)
Batik ini punya ciri khas tersendiri dengan motif titik dan garis lengkung. Banyak orang bilang batik Sogan adalah batik tua, sebab batik ini sudah ada sejak berabad lalu atau sejak nenek moyang orang Jawa. Di masa lampau, batik ini hanya dikenakan oleh raja-raja keraton.
3. Motif Batik Keraton
Batik Keraton. (Foto: wikipedia)
Motif batik keraton dari Yogyakarta memiliki ciri khas motif yang simetris. Selain proses pembuatannya yang rumit dan selalu disertai dengan serangkaian ritual khusus, batik keraton juga mengandung filosofi tinggi yang terungkap dari motifnya.
Karena dianggap sakral, dulu motif batik keraton bahkan sempat dilarang untuk dikenakan oleh masyarakat umum. Namun kini motif batik keraton bisa dibilang sebagai motif yang paling banyak dipakai baik orang Indonesia maupun orang luar.
4. Batik Parang
Batik Parang. (Foto: Wikipedia)
Batik Parang kerap dijadikan simbol kebangsawanan dan derajat seseorang. Sebab, motif ini diciptakan oleh pendiri Keraton Mataram sehingga menjadi pedoman menentukan derajat kebangsawanan seseorang.
Motif yang tertuang ke dalam kain membentuk seperti huruf S, saling terkait satu dengan lainnya, saling menjalin, dan ini melambangkan sebuah kesinambungan. Bentuk huruf S tersebut diadaptasi dari bentuk ombak lautan, menggambarkan semangat yang tidak pernah padam.
5. Batik Sutera Andis
Batik Sutera Druju Malang. (Foto: Istimewa)
Ciri khas batik Druju ini adalah dari motif batik yang menyambung dari bagian depan hingga ke bagian belakang. Motif yang menyambung itu karena kain dijahit menjadi pakaian terlebih dahulu baru kemudian dibatik.
Motifnya yang terkenal di antaranya motif Sendang Biru dan Balekambang. Nama-nama ini diambil dari nama pantai yang dekat dengan tempat produksi batik Druju yakni di lembah perbukitan gunung kapur Malang Selatan, tepatnya di Dusun Wonorejo, Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
