Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Khusnul Arif DPRD Jatim Apresiasi Kelancaran Mudik, Minta Pemprov Tetap Siaga Jelang Puncak Arus Balik

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Dede Nana

25 - Mar - 2026, 13:51

Placeholder
Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Khusnul Arif.

JATIMTIMES – Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Khusnul Arif, memberikan apresiasi terhadap kelancaran arus mudik di wilayah Jatim tahun ini yang dinilai berjalan optimal. Kendati demikian, ia mengingatkan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk tidak kendur.

Ia meminta Pemprov tetap menjaga tensi kesiagaan guna menghadapi puncak arus balik yang diprediksi segera terjadi. Menurut legislator yang akrab disapa Mas Pipin ini, keberhasilan fase mudik merupakan hasil dari orkestrasi yang baik antara Dinas Perhubungan, Dinas PU Bina Marga, hingga pihak kepolisian.

Baca Juga : Mahasiswa di Kota Malang Diduga Bunuh Diri Loncat dari Apartemen, DPRD Sentil Kampus, Pemerintah hingga Keluarga 

Namun, ia menekankan bahwa indikator keberhasilan sesungguhnya baru bisa diukur setelah seluruh pemudik kembali ke tempat asal dengan selamat tanpa kendala berarti di perjalanan.

"Kami apresiasi di awal karena performanya memang optimal. Tapi pekerjaan ini belum tuntas. Tantangan arus balik masih ada, dan posko harus dipastikan tetap siaga penuh sampai tanggal 31 Maret. Jangan sampai persiapan matang terganggu karena kita terlena dengan kelancaran di awal," ungkapnya, Rabu (25/3/2026).

Mas Pipin menjelaskan bahwa Komisi D DPRD Jatim telah bergerak masif melakukan pengawasan melalui rangkaian rapat kerja dan sidak lapangan di berbagai titik vital. Pantauan dilakukan mulai dari Terminal Tipe B Maospati di Magetan, hingga berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bina Marga di wilayah Kediri, Jember, dan Situbondo. Langkah ini diambil untuk memotret langsung kesiapan alat berat, personel, hingga kondisi infrastruktur di jalur-jalur krusial.

Khusnul Arif menyoroti beberapa pilar utama kelancaran mudik, termasuk komitmen program Zero Hole di mana penambalan jalan berlubang dan bergelombang dipastikan tuntas selambatnya H-7 sebelum lebaran.

Selain kemantapan jalan, kesiapsiagaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem juga diperkuat dengan penempatan alat berat di setiap UPT Bina Marga sebagai langkah mitigasi darurat. Aspek keselamatan pun diperketat melalui pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan umum serta tes urine bagi para pengemudi di titik-titik strategis guna memastikan armada dan personel dalam kondisi prima.

Jatim sendiri merupakan episentrum mudik nasional dengan beban pergerakan yang sangat luar biasa. Berdasarkan data, Jatim merupakan daerah asal pergerakan terbesar ketiga di Indonesia dengan 15,61 juta orang, sekaligus menjadi daerah tujuan terbesar kedua dengan jumlah mencapai hampir 25 juta pemudik.

"Dengan load pergerakan hampir 25 juta orang masuk ke Jatim, koordinasi lintas sektor adalah harga mati. Titik-titik rawan banjir dan kemacetan sudah kami kantongi analisanya. Tinggal konsistensi eksekusi di lapangan yang harus diperhatikan selama arus balik ini," tambahnya.

Baca Juga : Bersentuhan Langsung dengan Rakyat, DPD PAN Jember Dukung Program Bunga Desaku

Lebih lanjut, Khusnul Arif memberikan catatan khusus terkait kepadatan di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Ia menganalisis bahwa kemacetan di sana merupakan kasus khusus karena adanya momentum Hari Raya Nyepi di Bali yang berdekatan dengan arus mudik.

Lintas Ketapang-Gilimanuk juga sempat ditutup dalam rangka Hari Raya Nyepi. Alhasil, sempat terjadi lonjakan volume kendaraan yang sangat signifikan dalam waktu bersamaan.

Kini, saat arus balik ia pun mendorong Dinas Perhubungan Jatim untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan otoritas penyeberangan agar antrean bisa lebih cepat terurai.

"Kami prihatin atas kemacetan di sana, apalagi kemarin sempat berbenturan dengan perayaan Nyepi di Bali yang menjadi faktor utama kepadatan di Gilimanuk. Kepada dulur-dulur pemudik, kami mohon bersabar dan manfaatkan rest area untuk relaksasi. Jangan memaksakan diri. Semoga kebaikan yang kita tanam selama Ramadan kemarin membawa kita kembali dengan selamat," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan dprd jatim khusnul arif arus mudik arus balik pemprov jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan