Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pacu Produktivitas, Dinas Tanaman Pangan Pemkab Malang Andalkan Varietas Padi Sukma

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

12 - Jan - 2026, 19:55

Placeholder
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang Avicenna Medisica Saniputera saat ditemui di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Rabu (3/12/2025). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pada tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) menargetkan panen padi di Kabupaten Malang bisa mencapai 398.303 ton.

"Tahun ini (2026), rencana target produksi mencapai 398.303 ton. Kami terus berupaya mencapai target tersebut," ungkap Kepala DTPHP Kabupaten Malang Avicenna Medisica Saniputera

Baca Juga : SAKIP Akselerasi Resmi Diluncurkan, Pemkab Bondowoso Pacu Kinerja dan Akuntabilitas OPD

 

Menurut pejabat yang akrab disapa Avi itu, berdasarkan data yang dimiliki bahwa panen padi di Kabupaten Malang mulai tahun 2023 hingga 2025 mengalami penurunan. Di tahun 2023 panen padi mencapai 488 ribu ton, tahun 2024 mencapai 403 ribu ton, serta di tahun 2025 pada periode Januari hingga November mencapai 362.048 ton. 

Pihaknya menjelaskan, salah satu penyebab utama menurunkan panen padi di Kabupaten Malang yakni berkaitan dengan cuaca ekstrem. Selain cuaca ekstrem, persaingan dengan komoditas pangan yang lain seperti jagung serta tanaman hortikultura lainnya juga menjadi penyebab capaian panen padi menurun. Kemudian infrastruktur irigasi yang mengalami kerusakan dan tidak segera ditangani juga menjadi penyebab menurunnya panen padi di Kabupaten Malang. 

Namun, pihaknya telah menyiapkan strategi utama dalam meningkatkan panen padi di Kabupaten Malang. Yakni dengan melakukan intensifikasi produk menggunakan bibit unggul. Salah satu upaya intensifikasi yang dilakukan yakni dengan mengembangkan varietas padi baru yang bernama Sukma dengan produktivitas panen padi mencapai 14 ton per hektare. 

"Produktivitas rata-rata padi hanya enam sampai tujuh ton per hektare. Jika rata-rata produktivitas sekitar 10 ton per hektare, maka ada potensi peningkatan lebih dari 30 persen," beber Avi.

Menurutnya, pengembangan varietas padi Sukma telah melalui uji multi lokasi dan ketahanan terhadap hama. Avi pun berharap, setelah melalui proses uji, bibit padi Sukma dapat dilepas dan dikembangkan secara luas. Sehingga benih yang berhasil dikembangkan dapat disebarluaskan kepada seluruh petani secara masif. 

Lebih lanjut, menurut Avi terdapat Standar Operasional Prosedur yang telah ditetapkan jika menginginkan panen varietas padi Sukma dapat maksimal dan sesuai target yang telah ditentukan. Di mana untuk jarak tanam antar bibit padi menggunakan skema 30-30-40 atau bisa nenggunakan 40-30-30. 

Baca Juga : Unair Apresiasi Perkembangan Situbondo, Mas Rio Diundang Paparkan Gagasan Kepemimpinan

 

"Artinya, antara padi yang ditanam pada baris pertama dan kedua diberi jarak 30 sentimeter. Begitu pula dengan baris kedua dan ketiga. Sedangkan, baris ketiga dan keempat diberi jarak 40 sentimeter," jelas Avi. 

Menurutnya, dengan menerapkan jarak tanam antar bibit padi tersebut, maka produktivitas panen dapat meningkat. Pasalnya, akan semakin banyak tanaman yang mendapatkan sinar matahari langsung. 

Selain jarak tanam, pemanfaatan alat dan mesin pertanian atau alsintan juga akan dimaksimalkan. Kemudian pengaturan saluran irigasi harus ditentukan, utamanya saat menghadapi musim kemarau. 

"Kalau musim penghujan seperti ini, irigasinya memang tidak masalah. Sekitar Juni saat kemarau nanti harus mulai diantisipasi. Kami ajak kelompok tani untuk melakukan pemeliharaan irigasi," pungkas Avi. 


Topik

Pemerintahan padi sukma dinat tanaman pangan avicenna medisica saniputera



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan