Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Dispendik Kabupaten Malang Lakukan Berbagai Upaya untuk Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Nurlayla Ratri

13 - Jul - 2026, 06:53

Placeholder
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan saat ditemui di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (25/6/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pendidikan Kabupaten Malang terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Malang dalam rangka menciptakan sumber daya manusia (sdm) yang unggul dan berkualitas. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan menyampaikan, berdasarkan data keseluruhan bahwa ATS di Kabupaten Malang mencapai 31.667 anak. Namun, yang berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sebanyak 12.707 anak. 

Baca Juga : Doa Kembali Masuk Sekolah usai Liburan: Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Bagus menyebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang akan melakukan verifikasi dan validasi ke masing-masing kecamatan hingga desa terkait jumlah ATS, utamanya yang berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Mulai dari usia, jenjang pendidikan, hingga penyebab ATS.

"Data ini dinamis. Kami juga perlu verval by name by address untuk klasifikasi lebih rinci. Bisa saja di data tersebut ada anak usia PAUD, SD, SMP, SMA, pindah domisili, sudah bekerja, menikah dan sebagainya," ungkap Bagus. 

Pihaknya menjelaskan, berdasarkan verifikasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang di tahun-tahun sebelumnya, faktor-faktor yang menyebabkan ATS yakni kurangnya motivasi dari anak maupun orang tua untuk mengenyam pendidikan minimal 12 tahun. 

Sehingga seorang anak akanebih memilih untuk menikah maupun bekerja, meskipun jika dilihat dari usianya belum cukup umur. Menurut Bagus, ketika Dinas Pendidikan Kabupaten Malang telah mengetahui penyebab utama ATS, maka akan dilakukan upaya-upaya secara komprehensif agar anak tersebut bersedia mengenyam pendidikan kembali. 

"Setelah mengetahui penyebabnya, kami akan mengklasifikasikan penanganan. Jika dia berhenti saat SD/SMP, kami fasilitasi melalui PKBM (pusat kegiatan belajar masyarakat). Jika anak tersebut putus sekolah saat jenjang SMA/SMK, kami akan berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim, termasuk dengan Kemenag," jelas Bagus. 

Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang juga akan berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang, Dinas Sosial Kabupaten Malang, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang untuk menuntaskan persoalan ATS di Kabupaten Malang. 

Baca Juga : FK Unisma Ambil Sikap Adaptif Hadapi Polemik Kolegium dan Perubahan Sistem Pendidikan Dokter

Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan jajaran pemerintah di tingkat kecamatan, desa/kelurahan, pengawas sekolah serta para tokoh masyarakat maupun tokoh agama untuk menekan angka ATS di Kabupaten Malang. Hal itu merupakan upaya konkret yang terus dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dalam menekan angka ATS. 

Lebih lanjut, peningkatan sektor pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam menciptakan sdm yang unggul dan berkualitas. Di mana dengan pendidikan yang mumpuni, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat. 

Oleh karena itu, meskipun saat ini Kabupaten Malang turut terdampak atas kebijakan efisiensi anggaran serta pemangkasan dana transfer ke daerah, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang terus berkomitmen akan menuntaskan permasalahan ATS. Beberapa di antaranya terdapat sekolah terbuka atau sekolah keterampilan yang menjadi wadah untuk peningkatan sdm yang berkualitas. 


Topik

Pendidikan dinas pendidikan kabupaten malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Nurlayla Ratri