Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Kenapa 1 Mei Diperingati Hari Buruh? Ini Sejarah Singkat May Day di Dunia dan Indonesia

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

30 - Apr - 2026, 10:47

Placeholder
Ilustrasi Buruh. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Setiap tanggal 1 Mei, banyak negara di dunia memperingati Hari Buruh atau May Day. Di Indonesia, momen ini identik dengan aksi massa, penyampaian aspirasi, hingga hari libur nasional. Namun di balik peringatannya, 1 Mei menyimpan sejarah panjang tentang perjuangan para pekerja menuntut hak yang lebih adil.

Hari Buruh bukan sekadar tanggal merah di kalender. Peringatan ini lahir dari perjuangan buruh yang menghadapi jam kerja panjang, upah rendah, dan kondisi kerja yang buruk. Dari situlah muncul gerakan besar yang kemudian dikenang setiap 1 Mei.

Baca Juga : Meninggal karena Kecelakaan Termasuk Syahid? Begini Penjelasan dalam Islam

Sejarah Hari Buruh Internasional

Dilansir dari berbagai sumber, asal-usul Hari Buruh bermula dari gerakan pekerja di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Saat itu, banyak buruh pabrik dipaksa bekerja hingga 12 sampai 16 jam per hari tanpa perlindungan yang layak.

Kondisi tersebut memicu tuntutan besar-besaran agar jam kerja dibatasi menjadi delapan jam sehari. Slogan yang terkenal saat itu adalah: • 8 jam bekerja, 8 jam istirahat, dan 8 jam untuk kehidupan pribadi.

Puncak perjuangan terjadi pada Mei 1886 di Chicago. Ribuan pekerja turun ke jalan melakukan demonstrasi dan mogok kerja. Aksi itu kemudian berujung pada peristiwa yang dikenal sebagai Kerusuhan Haymarket, ketika ledakan bom dan bentrokan terjadi antara demonstran dan polisi.

Insiden tersebut menewaskan sejumlah orang dan menjadi simbol perjuangan buruh di seluruh dunia. Tiga tahun kemudian, pada 1889, Kongres Buruh Internasional di Paris menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional untuk mengenang perjuangan para pekerja di Chicago.

Alasan dipilihnya tanggal 1 Mei karena berkaitan langsung dengan aksi mogok nasional pekerja di Amerika Serikat pada 1 Mei 1886. Gerakan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjuangan hak buruh, khususnya tuntutan jam kerja delapan jam.

Sejak saat itu, banyak negara menjadikan 1 Mei sebagai simbol solidaritas pekerja dan momentum menyuarakan keadilan sosial.

Sejarah Hari Buruh di Indonesia

Di Indonesia, gerakan buruh sudah muncul sejak masa kolonial Belanda. Pada awal abad ke-20, para pekerja mulai menyuarakan tuntutan soal upah, jam kerja, dan kondisi kerja yang lebih manusiawi.

Salah satu tonggak penting terjadi pada 1 Mei 1918, ketika sejumlah pekerja menggelar aksi dan perlawanan terhadap ketidakadilan kolonial. Sejak saat itu, tanggal 1 Mei mulai dikenal sebagai bagian dari perjuangan buruh di tanah air.

Setelah Indonesia merdeka, pemerintah mulai membuat aturan perlindungan tenaga kerja, salah satunya melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1948 tentang ketenagakerjaan.

Namun pada masa Orde Baru, peringatan Hari Buruh sempat dibatasi karena dianggap berbau politik. Setelah era Reformasi, kebebasan berserikat kembali terbuka dan Hari Buruh kembali diperingati secara luas.

Akhirnya, pada tahun 2013, pemerintah resmi menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional di Indonesia.

Makna Hari Buruh Saat Ini

Hari Buruh menjadi pengingat bahwa hak-hak pekerja yang dinikmati saat ini tidak hadir begitu saja. Jam kerja yang lebih manusiawi, upah minimum, cuti, jaminan kesehatan, hingga keselamatan kerja adalah hasil perjuangan panjang.

Baca Juga : Polres Kediri Ungkap 5 Kasus Curanmor dalam Tiga Pekan

Meski begitu, berbagai persoalan ketenagakerjaan masih terus ada, seperti upah rendah, PHK, pekerja kontrak, hingga perlindungan pekerja informal. Karena itu, Hari Buruh tetap relevan sebagai momentum menyuarakan keadilan bagi pekerja.

Tujuan Peringatan Hari Buruh

Peringatan Hari Buruh bertujuan untuk:

• Menghargai kontribusi pekerja terhadap pembangunan ekonomi

• Mengingatkan pentingnya upah dan kondisi kerja yang layak

• Mendorong perlindungan hukum bagi tenaga kerja

• Menjadi ruang menyampaikan aspirasi pekerja

• Menumbuhkan solidaritas sesama buruh. 

1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh karena menjadi simbol perjuangan pekerja melawan ketidakadilan, terutama sejak gerakan buruh di Chicago tahun 1886. Di Indonesia, tanggal ini juga memiliki sejarah panjang dalam perjuangan hak tenaga kerja.

Lebih dari sekadar libur nasional, Hari Buruh adalah pengingat bahwa kesejahteraan pekerja harus terus diperjuangkan demi kehidupan yang lebih adil bagi semua.


Topik

Peristiwa 1 mei hari buruh may day sejarah hari buruh latar belakang hari buruh



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya