Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Bikin Heboh, Beli Kafe di Blitar Bonus Janda Cantik

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Dede Nana

19 - Feb - 2021, 02:21

Placeholder
Susan, membuat heboh setelah menjual kafe bonus istri

BLITARTIMES - Seorang janda asal Blitar membuat heboh dan jadi kembang lambe di masyarakat. Kehebohan terjadi setelah janda asal Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi itu menjual bangunan kafe miliknya. Uniknya, janda cantik ini menjanjikan pembelinya diberi bonus istri

Susan (35) nama janda cantik itu menjual bangunan kafe miliknya yang berlokasi di Jalan Merapi Nomor 32, Dusun Darungan, Desa Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Kafe tersebut dijualnya seharga Rp 2,9 miliar. Bonus istri yang dia janjikan tak lain tak bukan adalah dirinya sendiri. Dia menjadikan dirinya sebagai bonus dan rela diperistri pembeli aset.

Baca Juga : Hasil Musda PAN, 7 Formatur Telah Ditunjuk, Tinggal Tentukan Nama Ketua DPD

 

“Aset  berupa kafe ini saya jual. Bonusnya dapat istri. Istri itu saya sendiri,” ungkap Susan ditemui awak media, Kamis  (18/2/2021). 

Dikatakannya, dirinya telah menjanda selama empat tahun setelah bercerai dari suaminya. Susan yang berkulit putih itu masih nampak cantik. Dia memiliki tinggi badan 162 cm dengan berat badan 52 kg. 

Dari pernikahannya, Susan dikaruniai seorang anak perempuan berusia 20 tahun yang saat ini bekerja sebagai perawat di Hongkong. Kafe yang hendak dijualnya itu dikelolanya seorang diri.  

“Saya tidak main-main. Saya sudah capek menjanda. Kalau ditanya orang apakah serius pasti saya jawab malah duarius. Dengan catatan asal antara saya dan dia (pembeli) merasa cocok,” tegasnya.

Disinggung mengenai harga fantastis untuk kafenya yang dijual, Susan mengklaim bahwa kafe dan restonya adalah yang paling ramai jika dibandingkan dengan usaha lain yang serupa di wilayah Kecamatan Wlingi.

Baca Juga : Ketua Komisi D Bangkalan Ajak Seluruh Sekolah Naikan Gaji Guru Non PNS

 

Omzet saya dari kafe ini lumayan, per hari bisa mencapai Rp 5 juta sampai Rp 6 juta. Itu omzet sebelum ada pandemi. Di masa pandemi ini dan ada jam malam di masa PPKM, pemasukan saya sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta perhari,” pungkasnya. 

 

 


Topik

Serba Serbi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Dede Nana