Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Dolly Parton Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun, Trump Perintahkan Bendera AS Setengah Tiang

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

26 - Aug - 2026, 13:36

Placeholder
Dolly Parton. (Foto @dollyparton)

JATIMTIMES - Legenda musik country dunia, Dolly Parton, meninggal dunia pada Selasa (25/8/2026) waktu setempat. Pelantun lagu “Jolene” tersebut mengembuskan napas terakhir di Nashville, Tennessee, dalam usia 80 tahun.

Kabar duka tersebut disampaikan pihak keluarga dan tim Dolly Parton. Berdasarkan laporan Variety, Parton meninggal setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker. Ia menghabiskan hari-hari terakhirnya di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga : Akses Jalan di Kalipare Terhambat Kebakaran Sejumlah Lahan Perkebunan Jati Milik Perhutani

Kabar meninggalnya Dolly Parton disampaikan oleh keponakannya, Bryan Seaver, melalui media sosial. Dalam pernyataan keluarga, sosok Parton dikenang bukan hanya karena karya musiknya, tetapi juga karena kepribadian, kebaikan, dan kepeduliannya terhadap banyak orang.

“Dolly akan selamanya menjadi sosok inspiratif. Tidak hanya melalui musiknya yang tak lekang oleh waktu dan karya lagu yang luar biasa banyaknya, tetapi juga berkat kecerdasan, kehangatan, serta kebaikannya yang membuat kita semua merasa seperti keluarga,” demikian bagian dari pernyataan keluarga yang dikutip dari laporan media.

Penyebab kematian Dolly Parton kemudian dikonfirmasi oleh perwakilannya kepada PEOPLE. Sang penyanyi disebut meninggal setelah menghadapi kanker dalam waktu singkat.

Parton diketahui menjalani perawatan di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, sejak Jumat (21/8). Ia meninggal empat hari kemudian dalam usia 80 tahun dan dikelilingi orang-orang terdekatnya.

Jenis kanker yang diderita Parton tidak diungkapkan kepada publik. Sebelumnya, ia juga sempat menghadapi sejumlah masalah kesehatan.

Dalam pernyataan yang disampaikan kepada PEOPLE, tim Parton menyebut sang legenda telah menghabiskan hidupnya untuk memberikan kebahagiaan, tawa, harapan, dan ketulusan kepada banyak orang.

“Setelah dengan berani menghadapi perjuangan singkat melawan kanker, Dolly meninggalkan kehidupan duniawi hari ini di Vanderbilt-Ingram Cancer Center dengan dikelilingi oleh orang-orang tercinta,” demikian pernyataan timnya seperti dikutip PEOPLE.

Kepergian Dolly Parton menjadi kehilangan besar bagi dunia musik. Ia dikenal sebagai salah satu penyanyi dan penulis lagu country paling berpengaruh dalam sejarah.

Kariernya di industri musik berlangsung selama beberapa dekade dan melahirkan sejumlah lagu yang tetap populer hingga sekarang, seperti “Jolene”, “9 to 5”, dan “I Will Always Love You”. Lagu terakhir kemudian semakin dikenal setelah dibawakan Whitney Houston.

Selain bermusik, Parton juga dikenal sebagai aktris, pengusaha, dan filantropis. Ia mendirikan Dollywood serta program Imagination Library yang menyediakan buku untuk anak-anak.

Warisan Dolly Parton tidak hanya terlihat dari karya musiknya. Kepeduliannya terhadap pendidikan, anak-anak, serta berbagai kegiatan sosial membuat namanya dikenal luas di luar industri hiburan.

Donald Trump Perintahkan Bendera AS Setengah Tiang

Kepergian Dolly Parton juga mendapat perhatian langsung dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca Juga : 29 Wilayah Malaysia Dilanda Kabut Asap, Kuala Lumpur Masuk Kategori Tidak Sehat

Trump memerintahkan bendera Amerika Serikat dikibarkan setengah tiang sebagai bentuk penghormatan kepada penyanyi country tersebut.

Dalam unggahannya di Truth Social, Trump menyebut Parton sebagai salah satu penyanyi country terbesar dan mengatakan kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi jutaan orang.

“Dengan sangat sedih saya melaporkan bahwa Dolly Parton, salah satu penyanyi Country terhebat, dan jauh melampaui itu, telah meninggal dunia,” tulis Trump.

“Ini adalah kehilangan besar bagi jutaan orang. Tidak pernah ada orang seperti dia, dan tidak akan pernah ada,” lanjutnya.

Trump juga mengumumkan bahwa bendera akan dikibarkan setengah tiang mulai pukul 18.00 waktu setempat pada Selasa (25/8) selama satu minggu sebagai bentuk penghormatan kepada Dolly Parton.

“Beristirahatlah dengan tenang, Dolly! Dunia mencintaimu,” tulis Trump dalam unggahannya, seperti dilansir Politico dan PEOPLE.

Dolly Parton meninggalkan karier yang membentang selama hampir tujuh dekade. Namanya melekat dengan sejumlah lagu populer, termasuk “Jolene”, “9 to 5”, dan “I Will Always Love You”.

Selain sebagai penyanyi dan penulis lagu, Parton juga dikenal sebagai aktris, pengusaha, dan filantropis. Ia mendirikan Dollywood dan mengembangkan program Imagination Library yang berfokus pada literasi anak.

Karya dan kiprahnya membuat Dolly Parton menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam budaya populer Amerika Serikat. Kepergiannya pun memunculkan gelombang ucapan duka dari musisi, selebritas, penggemar, hingga tokoh politik.

Warisan musik dan kegiatan sosial Dolly Parton diperkirakan akan terus dikenang oleh berbagai generasi, bahkan setelah sang legenda country tersebut meninggal dunia..


Topik

Peristiwa dolly parton jolene donald trump



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya