Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Proyek Simpang Patih Mulai Digarap, Ruas Jalan Hasanudin Kota Batu Ditutup

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

22 - Jul - 2026, 14:54

Placeholder
Penutupan jalan di ruas Jalan Hasanuddin Kota Batu dimulai seiring proyek pengerjaan konstruksi jalan pada proyek pembangunan Simpang Empat Patih.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES  - Arus di ruas Jalan Hasanudin, Kota Batu, ditutup dan dilakukan pengalihan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) mulai hari ini, Rabu (22/7/2026). Penutupan jalan ini dilakukan seiring dimulainya proyek pengerjaan revitalisasi dan rekonstruksi jalan di kawasan Simpang Empat Patih. Proyek strategis daerah yang digawangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tahun 2026 itu dimulai bertahap.

Kabid Bina Marga DPUPR Kota Batu, Eko Setiawan, menjelaskan bahwa penutupan jalan ini dilakukan guna mendukung pelaksanaan pekerjaan konstruksi penggantian lapisan jalan dari aspal (lentur) menjadi beton (rigid).

Baca Juga : Viral Pengakuan Wisatawan Diduga Dapati Pedagang Ronde Alun-Alun Kota Batu Daur Ulang Kuah Sisa

"Rencananya kami ganti dari konstruksi lentur (aspal) menjadi konstruksi rigid (beton). Hal ini dilakukan karena biaya pemeliharaan di Jalan Hasanudin selama ini terbilang tinggi," ujar Eko Setiawan, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, konstruksi aspal yang ada selama ini sejatinya tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan tonase besar yang rutin melintasi kawasan tersebut. Oleh karena itu, pengalihan ke konstruksi beton dinilai menjadi solusi jangka panjang agar ketahanan jalan lebih optimal.

Pengerjaan Memakan Waktu 60 Hari

Eko membeberkan, titik awal pengerjaan revitalisasi ini dimulai dari pertigaan/perempatan Jalan Hasanudin hingga area Indomaret dengan panjang penanganan sekitar 120 meter. Total alokasi anggaran proyek preservasi secara keseluruhan mencapai lebih dari Rp6 miliar.

Mengenai durasi pengerjaan, estimasi waktu yang dibutuhkan berkisar hingga 60 hari. Prosedur ini mencakup pengerjaan awal penggantian struktur, pembesian, hingga masa pengeringan beton (curing) yang memakan waktu sekitar 28 hingga 30 hari.

"Proses pengeringan betonnya sendiri butuh 28 sampai 30 hari, ditambah persiapan penganyaman besi dan penggalian konstruksi, jadi total pelaksanaan sekitar 60 hari. Karena pengerjaan dimulai pekan ini, maka ruas Jalan Hasanudin mulai ditutup," jelasnya.

Selain pembetonan jalan, area Simpang Empat Patih juga diproyeksikan bakal mengalami pelebaran hingga 40 persen dari luas semula. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penataan dan persiapan lahan (land preparation) sebelum nantinya dibangun bundaran lalu lintas.

Baca Juga : BEM Nusantara Desak Febrie Adriansyah Ditahan, Kirim Bunga Duka Cita ke Kejati Jatim

"Tahun ini kita siapkan dulu area lahan yang ada. Ke depan, perempatan ini direvitalisasi dan dirancang ada bundaran dengan diameter minimal 25 meter untuk mengurai kepadatan," paparnya.

Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa pembangunan fisik bundaran tersebut masih menunggu alokasi anggaran serta proses kajian koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait batas ruas jalan Panji Samarinda dan Mataram Joyo.

"Untuk tahun ini kami maksimalkan dan siapkan area yang ada dulu menggunakan kontruksi beton, termasuk pelebaran di sisi kanan dan kiri jalan," pungkasnya.

Atas adanya penutupan jalan di ruas Hasanudin ini, para pengguna jalan dan wisatawan yang hendak melintas diimbau untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan petugas Dishub dan kepolisian di lapangan. Dishub melalui unggahan media sosial resminya menyatakan penurunan dilakukan hingga 31 Oktober 2026 mendatang, namun akan dievaluasi berkala.


Topik

Peristiwa dishub kota batu eko setiawan kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya