Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Gubernur Khofifah Terima Dubes Yaman untuk Indonesia, Diskusi Strategis Penguatan Kerjasama Bidang Pendidikan, Perdagangan dan Kebudayaan

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : A Yahya

18 - May - 2026, 18:28

Placeholder
Kunjungan Dubes Yaman untuk Indonesia ke Gedung Negara Grahadi

JATIMTIMES – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Yaman untuk Indonesia, H.E. Mr. Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (18/5). Pertemuan berlangsung sangat strategis khususnya dalam meningkatkan hubungan yang sudah terjalin antara Indonesia dan Yaman. 

Gubernur Khofifah menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyambut baik inisiatif memperkuat hubungan antara Jawa Timur dan Yaman melalui penjajakan kerjasama di sektor investasi, pendidikan, perdagangan dan budaya. "Beliau bersama tim telah mendiskusikan beberapa hal strategis untuk ditindaklanjuti kerjasama teknis di sektor pendidikan, perdagangan dan budaya. Namun, prosesnya tentu sesuai dengan rekomendasi Kementerian Luar Negeri, Kementerian dalam Negeri dan DPRD Provinsi Jawa Timur," kata Khofifah. 

Baca Juga : Bidik Nilai Ekspor Rp 1 Triliun, Pemkot Malang Siapkan 200 UMKM Tembus Pasar Global

Menurut Khofifah, di sektor perdagangan antara Jawa Timur dan Republik Yaman menunjukkan tren positif. Tercatat tahun 2021-2025, nilai ekspor Jawa Timur ke Yaman fluktuatif dengan tren pertumbuhan rata-rata 24,08% per tahun. 

Kemudian tahun 2025, nilai ekspor mencapai sekitar USD 14,6 juta, dengan komoditas utama berupa olahan tepung (USD 5,8 juta), sabun dan preparat pembersih (USD 3,69 juta), kertas dan karton (USD 1,5 juta) serta produk kaca, makanan olahan, perlengkapan listrik dan produk perikanan. "Sedangkan nilai impor Jawa Timur dari Yaman tercatat sebesar USD 1,97 juta, sehingga menghasilkan surplus perdagangan bagi Jawa Timur sekitar USD 12,63 juta," jelas Khofifah. 

Sedangkan untuk kerjasama di bidang perdagangan, menurut Gubernur Khofifah sangat potensial untuk ditingkatkan terlebih karena ada beberapa diksi bahasa Indonesia yang digunakan untuk Makanan Indonesia. Seperti gado-gado, nasi goreng, rujak, sambel dan mie instan. Selain itu, hari ini duta besar akan bertemu dengan para pedagang-pedagang di Surabaya. "Betapa persaudaraan antara Indonesia dan Yaman terutama Provinsi Hadramaut sudah begitu kuat berjalan luar biasa," tuturnya. 

“Dan banyak produk dari Yaman yang kita temui di sini. Seperti madu Yaman sering kita lihat sebagai  oleh-oleh haji atau umroh , selain itu lagu lagu dari Yaman juga populer di sini,” imbuhnya.

Di sektor budaya, Gubernur Khofifah mengatakan hubungan historis dan kultural yang telah terjalin sejak berabad-abad lalu tumbuh melalui jalur perdagangan maritim, penyebaran ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman serta interaksi antar masyarakat yang pengaruhnya terasa sampai saat ini. 

"Keberadaan komunitas Arab-Hadhrami di Surabaya dan berbagai wilayah Jawa Timur lainnya kawasan Ampel di Surabaya menjadi simbol kuat dari hubungan sejarah tersebut. Nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kontribusi sosial yang diwariskan oleh komunitas Hadhrami telah menjadi bagian penting dari perkembangan masyarakat Jawa Timur," ungkapnya. 

Lebih lanjut, hubungan pendidikan antara Indonesia dan Jawa Timur terutama untuk belajar di Yaman tinggi sekali sehingga ada pertukaran mahasiswa Yaman bisa belajar di Indonesia terutama di Jawa Timur dan sebaliknya mahasiswa Jawa Timur belajar ke Yaman karena memang perspektif keberagamannya moderasi.

Baca Juga : Fraksi PAN DPRD Jatim: Perlindungan Disabilitas Tak Bisa Dibebankan ke Masyarakat

"Menjadi bagian penting membangun pendidikan terutama di sektor jurusan agama tetapi bahwa mereka mendapatkan penguatan bagaimana moderasi diantara komunitas dimana mereka akan mengabdikannya," jelasnya. 

Sementara itu Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Yaman untuk Indonesia, H.E. Mr. Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang menerima kunjungan di Provinsi Jawa Timur. 

Pertemuan dikhususkan perbincangan rencana dan wacana kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan antara Jawa Timur dan beberapa Provinsi di Yaman. Sebagai contoh, Provinsi Hadramaut dengan Provinsi Jawa Timur bukan sekadar hubungan biasa melainkan seperti saudara kandung karena banyak masyarakat Yaman yang hijrah ke Indonesia. 

"Mereka mempunyai peran yang begitu besar di negeri ini maka sekarang kita ingin membangun kembali hubungan tersebut baik di sektor pendidikan, kebudayaan dan ekonomi. Semoga semua rencana ini dapat tercapai," pungkasnya. 

 


Topik

Pemerintahan gubernur jatim khofifah indar parawansa yaman dubes yaman



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan