Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

8 Tragedi Kereta Api Terbesar di Indonesia Sepanjang Sejarah, Terbaru Kecelakaan Bekasi Timur 2026

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

29 - Apr - 2026, 12:45

Placeholder
Kecelakaan kereta api di Bekasi Timur. (Foto X)

JATIMTIMES - Publik kembali dikejutkan oleh kecelakaan kereta api setelah tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Bekasi Timur pada 27 April 2026. Insiden tragis tersebut menewaskan belasan orang dan melukai puluhan penumpang, sekaligus menjadi salah satu peristiwa perkeretaapian paling menyita perhatian dalam beberapa tahun terakhir.

Peristiwa di Bekasi Timur juga mengingatkan bahwa sejarah kereta api di Indonesia pernah diwarnai sejumlah kecelakaan besar yang menelan banyak korban jiwa. Dari tragedi Lembah Anai pada era kolonial hingga tabrakan maut di Bintaro, berikut daftar kecelakaan kereta api terbesar di Indonesia sepanjang sejarah.

Baca Juga : Kasus Bunuh Diri di Jembatan Cangar, Warga Pasang Banner Cegah Tragedi Berulang

1. Kecelakaan Kereta Lembah Anai Padang Panjang (1944)

Salah satu tragedi kereta paling kelam terjadi di kawasan Lembah Anai, Padang Panjang, Sumatera Barat, pada 25 Desember 1944. Saat itu kereta mengalami gangguan pengereman ketika melintasi jalur menurun yang curam.

Rangkaian kereta kehilangan kendali dan akhirnya tergelincir. Sekitar 200 orang dilaporkan meninggal dunia. Peristiwa ini dikenang lewat tugu peringatan yang dibangun warga setempat.

2. Tabrakan Kereta Ratujaya Depok (1968)

Pada 20 September 1968, dua kereta api bertabrakan frontal di wilayah Ratujaya, Depok.

Kecelakaan yang melibatkan KA 406 dan KA 309 itu menewaskan 116 orang. Selain itu, puluhan penumpang lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan.

3. Tragedi Bintaro I (1987)

Nama Bintaro menjadi salah satu tragedi paling dikenal dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Insiden ini terjadi pada 19 Oktober 1987 di kawasan Pondok Betung, Bintaro.

Dua kereta bertabrakan di tikungan lintasan, yakni KA ekonomi Patas jurusan Tanah Abang–Merak dan KA lokal Rangkasbitung–Jakarta Kota. Lebih dari 139 orang meninggal dunia, sementara ratusan lainnya luka-luka.

4. Tabrakan KRL Ratujaya Depok (1993)

Kecelakaan besar kembali terjadi di kawasan Ratujaya pada 2 November 1993. Dua rangkaian KRL ekonomi saling bertabrakan di jalur tunggal antara Depok Lama dan Citayam.

Diduga insiden dipicu miskomunikasi antarpetugas stasiun. Akibat kejadian tersebut, 20 orang meninggal dunia dan sekitar 100 penumpang mengalami luka.

5. Tabrakan KA Empu Jaya dan KA Gaya Baru Malam Selatan (2001)

Pada 25 Desember 2001, kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Ketanggungan Barat, Brebes.

KA Empu Jaya menabrak KA Gaya Baru Malam Selatan yang sedang berhenti di jalur stasiun. Insiden ini menewaskan 31 orang dan menyebabkan banyak korban luka.

Baca Juga : Ternyata Ada Nabi dan Sahabat yang Pernah Menunda Haji Selama Empat Tahun

6. Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Petarukan (2010)

Kecelakaan berikutnya terjadi pada 2 Oktober 2010 di Petarukan, Pemalang.

KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KA Senja Utama Semarang yang sedang berhenti menunggu sinyal masuk stasiun.

Sebanyak 34 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka berat.

7. Tabrakan KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya (2024)

Pada 5 Januari 2024, dua kereta bertabrakan di petak jalur antara Haurpugur dan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Insiden ini melibatkan KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya. Empat petugas kereta api meninggal dunia, sementara puluhan penumpang mengalami luka-luka.

8. Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi Timur (2026)

Tragedi terbaru terjadi pada 27 April 2026 di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti di jalur. Hingga 28 April 2026, korban tercatat mencapai 15 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi gerbong saling menghimpit dan rangkaian mengalami kerusakan berat.

Rentetan kecelakaan besar tersebut menjadi pengingat pentingnya peningkatan sistem keselamatan perkeretaapian di Indonesia. Modernisasi sinyal, pengawasan jalur, serta disiplin operasional menjadi faktor utama agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Dengan semakin berkembangnya teknologi transportasi, masyarakat berharap layanan kereta api Indonesia menjadi semakin aman, nyaman, dan andal di masa depan.


Topik

Peristiwa kecelakaan kereta api sejarah kereta api sejarah kecelakaan kereta api ka agro bromo anggrek



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa