Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Bupati Sanusi Bersama YSPN Luncurkan Gerakan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah di SMPN 1 Wajak

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy

23 - Apr - 2026, 20:59

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Ketua Umum YSPN Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo beserta jajaran saat meluncurkan gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah di SMPN 1 Wajak, Kabupaten Malang, Kamis (23/4/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi bersama Ketua Umum Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo meluncurkan gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah di SMPN 1 Wajak yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat bertani sejak dini serta merawat lingkungan agar tetap asri dan indah. 

Dalam kesempatan ini, hadir Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho; Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi; Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang Avicenna Medisica Saniputra; Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rachmat Hardijono; serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang lainnya. 

Baca Juga : Bahas Raperda Pemberdayaan Masyarakat, DPRD Kabupaten Malang Fokus Sejahterakan Warga dan Dongkrak PAD

Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, SMPN 1 Wajak merupakan salah satu dari belasan sekolah di Kabupaten Malang yang berpredikat Adiwiyata Mandiri. Penentuan SMPN 1 Wajak sebagai lokasi peluncuran gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah ini merupakan keputusan Pemkab Malang bersama YSPN. 

"Kehadiran Bapak/Ibu sekalian merupakan kehormatan sekaligus energi positif bagi kami dalam memperkuat komitmen pembangunan, khususnya di sektor ketahanan pangan dan pendidikan," ungkap Sanusi dalam sambutannya, Kamis (23/4/2026). 

foto bersama.

Pihaknya juga mengapresiasi atas inisiatif YSPN dalam mengembangkan Gerakan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah. Menurut dia, program ini bukan sekadar kegiatan edukatif, tetapi merupakan langkah strategis dalam menanamkan kesadaran kemandirian pangan sejak dini, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang produktif, mandiri dan peduli lingkungan.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang ini menyebut, pendekatan ketahanan pangan berbasis sekolah merupakan langkah yang tepat. Sekolah tidak hanya menjadi pusat transfer ilmu, tetapi juga wahana pembentukan budaya dan perilaku. 

"Program swasembada pangan memiliki relevansi yang sangat kuat dengan upaya membangun ketahanan pangan dari level paling dasar, yaitu keluarga dan komunitas sekolah," jelas Sanusi. 

Sanusi juga menekankan bahwa sebagian besar sekolah di Kabupaten Malang telah mengimplementasikan Program Adiwiyata. Melalui Program Adiwiyata ini, masing-masing sekolah menekankan pada pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. 

"Adanya korelasi yang sangat positif antara Program Adiwiyata dengan program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah yang diinisiasi oleh Yayasan Swatantra Pangan Nusantara," ungkap Sanusi. 

menanam

Pihaknya menambahkan, di Kabupaten Malang saat ini sudah ada 127 sekolah yang menerapkan Program Adiwiyata. Ke depan harapannya dengan adanya Gerakan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah ini akan menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berdaya secara ekonomi dan sosial. 

Baca Juga : Percepatan Tanam Padi di Kota Malang, Pemkot Jaga Produktivitas di Tengah Ancaman Kemarau

Lebih lanjut, Ketua Umum YSPN Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo menyampaikan apresiasinya atas pendidikan karakter terhadap para siswa SMPN 1 Wajak yang berkaitan dengan gerakan ketahanan pangan. Menurut dia, ini merupakan langkah yang tepat. 

"Gerakan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah ini merupakan langkah yang tepat untuk menciptakan petani-petani millenial yang inovatif di masa yang akan datang," ujar Daryatmo. 

Ia juga kagum dengan kondisi alam Kabupaten Malang yang memiliki keanekaragaman hayati dengan tanah yang subur. Menurut dia, pemilihan lokasi peluncuran Gerakan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah di Kabupaten Malang sudah tepat. Pihaknya juga menyerahkan bantuan benih padi dan tanaman sayuran sebagai langkah konkret dari YSPN dalam menguatkan gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah. 

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Wajak Endang Niswati mengucapkan terima kasih kepada YSPN dan Pemkab Malang yang telah memilih SMPN 1 Wajak sebagai lokasi peluncuran gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah. 

"Terima kasih kami ucapkan kepada YSPN dan Pemkab Malang khususnya Pak Bupati yang telah melaksanakan gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah di sekolah kami. Semoga dengan adanya kegiatan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada anak didik kami," pungkas Endang. 


Topik

Pemerintahan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah SMPN 1 Wajak Bupati Malang Sanusi Kabupaten Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan