Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

TKA SMP di Kota Batu Hari Ini, Siswa Temukan Soal Cacat Tanpa Opsi Jawaban

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Yunan Helmy

06 - Apr - 2026, 13:37

Placeholder
Siswa SMP di Kota Batu mulai melakukan TKA.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Puluhan sekolah jenjang SMP di Kota Batu mulai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dimulai serentak pada Senin (6/4/2026).

Namun, pelaksanaannya tidak berjalan sepenuhnya mulus. Meski secara teknis sistem diklaim lancar, sejumlah siswa dilaporkan menemukan butir soal yang cacat karena tidak menyertakan pilihan jawaban.

Baca Juga : Hari Ini TKA SMP 2026 Digelar, Berikut Fungsi Nilainya untuk Siswa dan Masa Depan Pendidikan

Di hari pertama ujian, TKA diikuti oleh 2.895 siswa dari 29 SMP se-Kota Batu. Agenda ini merupakan instrumen penting pemetaan kompetensi akademik siswa sesuai standar nasional.

"Secara umum lancar. Hanya saja dari 29 sekolah yang menjalani ujian, satu di antaranya menumpang karena keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras)," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat saat kunjungan TKA di SMPN 2 Batu.

Dikatakannya, SMPN 7 Batu harus menumpang di SMPN 3 Batu. Sedangkan 28 sekolah bisa ujian mandiri. Selain kendala soal, keterbatasan sarana prasarana (sarpras) masih menjadi isu klasik. SMPN 7 Batu terpaksa harus menumpang ujian karena belum memiliki fasilitas mandiri yang memadai.

Untuk mendukung kelancaran ujian, Alfi mengaku telah menerjunkan 51 pengawas di ruang ujian. Tak hanya itu, enam pengawas cadangan juga disiagakan untuk mengantisipasi kendala teknis di lapangan selama pelaksanaan berlangsung. "Kami fokus pada integritas pelayanan agar ujian berjalan lancar sampai akhir," imbuh Alfi.

Pelaksanaan TKA SMP ini dijadwalkan berlangsung dalam empat gelombang hingga 16 April mendatang. Disdik Kota Batu diharapkan segera melakukan koordinasi agar temuan soal cacat tanpa jawaban tidak terulang di gelombang selanjutnya, sehingga tidak merugikan ribuan siswa yang tengah berjuang memetakan kemampuan akademiknya.

Berdasarkan pantauan di sejumlah sekolah, ada temuan kendala pada kecacatan soal ujian. Beberapa siswa sempat terhenti sejenak saat mendapati soal yang muncul di layar perangkat mereka hanya menampilkan narasi pertanyaan tanpa adanya opsi jawaban A, B, C, atau D. Kondisi itu salah satunya di SMPN 3 Batu.

Baca Juga : Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Tani Hutan Jatim Capai Rp 367,95 Miliar

Kepala SMP Negeri 3 Batu Budi Prasetyo menjelaskan bahwa secara infrastruktur digital, sekolahnya telah memilih sistem semi-daring guna menghindari risiko gangguan server. Sinkronisasi data pun telah dilakukan sejak Sabtu (4/4/2026). Namun, sistem semi-daring ternyata hanya menjamin stabilitas jaringan, bukan kesempurnaan konten soal yang diunduh dari pusat.

"Sistem semi-daring memang jauh lebih aman dari sisi koneksi. Karena dari pusat, Terkait adanya soal yang cacat, itu akan menjadi bahan evaluasi dalam sinkronisasi gelombang berikutnya," ungkap Budi.

Di SMPN 3 Batu sendiri, pelaksanaan dibagi ke dalam dua gelombang (sesi 2 dan 3) untuk menyesuaikan kesiapan perangkat dan mental siswa. "Kami mulai pukul 09.15 agar siswa tidak terburu-buru dan lebih siap menghadapi soal," tambahnya.


Topik

Pendidikan TKA Tes Kemampuan Akademik TKA SMP Kota Batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Yunan Helmy