Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Tinjau Jembatan Gantung Garuda Sumberpucung, Bupati Sanusi Berharap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

06 - Feb - 2026, 20:27

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Farid Habibah saat meninjau Jembatan Gantung Garuda di Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jumat (6/2/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi melakukan peninjauan Jembatan Gantung Garuda atau Termangu yang berlokasi di Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. 

Dalam peninjauan tersebut, Sanusi didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Farid Habibah beserta jajaran kepala perangkat daerah lainnya dan Forkopimcam Sumberpucung.  

Baca Juga : Bupati Tulungagung Sosialisasikan PBB-P2 Tahun 2026, Sebut Tahun 2025 Berhasil Lampaui Target

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menyampaikan, Jembatan Gantung Garuda yang memiliki panjang 143 meter dengan lebar 1,2 meter merupakan Program 1.000 Jembatan Gantung dari kolaborasi TNI bersama Vertical Rescue Indonesia. 

Sanusi menjelaskan, infrastruktur penghubung antar desa berupa jembatan gantung tersebut diharapkan menjadi urat nadi baru mobilitas warga pedesaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pasalnya, Jembatan Gantung Garuda berfungsi menghubungkan Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen. 

"Selama ini warga Dusun Turus dan desa sekitar harus memutar cukup jauh dengan risiko lalu lintas yang padat. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas menjadi lebih cepat, aman, dan efisien, terutama bagi petani dan pelajar," ungkap Sanusi, Jumat (6/2/2026). 

Menurutnya, adanya Jembatan Gantung Garuda yang merupakan realisasi dari Program 1.000 Jembatan kolaborasi TNI dengan Vertical Rescue Indonesia merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di kawasan pedesaan.

Pejabat publik yang memiliki latar belakang sebagai petani dan pengusaha tebu ini menyebut, infrastruktur pedesaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia mengatakan, Jembatan Gantung Garuda ini tidak hanya menjadi sarana penghubung antar wilayah, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian serta mempermudah aksesibilitas masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Baca Juga : Pemkab Malang-Kemendes PDT RI Bersinergi, Tingkatkan Pemahaman Petani untuk Budidaya Kentang Berkualitas

"Kehadiran jembatan ini secara signifikan memangkas waktu tempuh warga menuju pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi di Kepanjen, dari sebelumnya sekitar satu jam menjadi hanya 15 menit," tutur Sanusi. 

Lebih lanjut, pihaknya berharap, keberadaan Jembatan Gantung Garuda di Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dapat menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antar desa sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Malang. 


Topik

Pemerintahan jembatan gantung garuda sanusi bupati sanusi jembatan termangu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Gresik Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan