JATIMTIMES - Memasuki masa transisi paska pandemi Covid-19, bukan berarti jumlah pengunjung wisata di Kabupaten Malang akan kembali normal seperti sebelum pandemi. Sebaliknya, hingga kini jumlah pengunjung wisata di Kabupaten Malang tetap mengalami penurunan drastis jika dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19.
Jika dikalkulasikan, penurunan jumlah pengunjung wisata meski pandemi Covid-19 disebut telah mengalami peralihan, mencapai kisaran 65 persen. Kondisi itulah yang dialami oleh destinasi wisata Pantai Balekambang.
Baca Juga : Bisa Berkemah hingga Memancing, Berikut Rute Menuju Pantai Kesirat
Kepala Unit Pantai Balekambang Perumda Jasa Yasa, Yasdi menuturkan dalam sehari rata-rata jumlah pengunjung Pantai Balekambang saat weekday atau hari kerja adalah 100 pengunjung. Sedangkan saat weekend atau akhir pekan adalah 1.000.
"Untuk per harinya (rata-rata) 100 pengunjung. Sedangkan kalau wekend, istilahnya hari Minggu 1.000, itu maksimal," terangnya.
Jumlah pengunjung tersebut terpaut jauh jika dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19. "Kalau sebelumnya (pandemi Covid-19) bisa 3 ribu, jadi (penurunan jumlah pengunjung) sangat drastis sekali," ungkapnya.
Terkait penurunan jumlah pengunjung tersebut, membuat pendapatan Pantai Balekambang juga turut terdampak secara signifikan. "Pendapatan juga sangat menurun drastis, karena andalan dari Balekambang sendiri sementara ini memang masih terfokus pada (pendapatan penjualan) tiket," imbuhnya.
Baca Juga : Bisa Kendaraan Pribadi Maupun Angkutan Umum, Berikut Rute Menuju Kalisuci Cave Tubing
Diterangkan Yasdi, harga tiket masuk (HTM) Pantai Balekambang adalah Rp 10 ribu. Namun, pintu masuk penjualan tiket Pantai Balekambang jadi satu dengan Pantai Regent yang lokasinya ada di sebelah timur Pantai Balekambang. Sehingga tiket masuk untuk dua destinasi wisata tersebut adalah Rp 20 ribu.
"Tiketnya masuk Balekambang Rp 10 ribu, tapi di sana kan satu pintu, Regent sama Balekambang, itu kategorinya 20 ribu. Jadi 50 persen - 50 persen, Balekambang Rp 10 ribu, Regent Rp 10 ribu," tukasnya.
