Wali Kota Malang Angkat Bicara Soal Tabloid Anies Baswedan Beredar di Masjid | Gresik TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Wali Kota Malang Angkat Bicara Soal Tabloid Anies Baswedan Beredar di Masjid

Sep 19, 2022 20:26
Isi bagian dalam tabloid berisi konten Anies Baswedan (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Isi bagian dalam tabloid berisi konten Anies Baswedan (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Wali Kota Malang, Drs Sutiaji angkat bicara soal adanya tabloid yang berisi konten prestasi Anies Baswedan yang menyebar di Masjid Al Amin, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang beberapa hari lalu. 

Orang nomor satu di Kota Malang itu mengatakan bahwa sangat menyayangkan adanya kepentingan politik yang dibawa ke tempat ibadah. Terlebih adanya praktik dugaan pencitraan yang dilakukan salah satu tokoh nasional sebelum adanya pencalonan dari partai politik (parpol).

Baca Juga : Hindari Penyalahgunaan Data BSU, BPJS Ketenagakerjaan Imbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

“Jangan membawa dan menarik-narik urusan yang berbau politik ke tempat ibadah. Walaupun itu domainnya ibadah masing-masing,” ujar Sutiaji, Senin (19/9/2022).

Menurut Sutiaji, jika persoalan politik sampai dibawa ke rumah ibadah, ia khawatir akan menimbulkan kekacauan umat. Karena saat ini sudah ada bukti tabloid yang berisi konten Anies Baswedan beredar di masjid di wilayah yang dipimpin oleh Sutiaji.

“Nanti dapat menimbulkan kekacauan umat, pro kontra. Jangan sampai nilai-nilai baik yang ada di sana itu tercoreng,” kata Sutiaji.

Isi bagian dalam tabloid berisi konten Anies Baswedan (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Karena hal ini, Sutiaji serius akan memberikan saran atau anjuran kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang untuk membuat selebaran. Hal itu untuk menghentikan praktik kegiatan politik di masjid atau musala.

“Saya memberikan anjuran untuk DMI suruh buat selebaran atau edaran supaya tidak terjadi kontraproduktif. Jadi ini tempat ibadah, jangan sampai dibuat untuk kampanye atau sebagainya,” tegas Sutiaji.

Anjuran ini, maksud Sutiaji, untuk mengantisipasi lebih dini praktik pencitraan yang dilakukan di dalam rumah ibadah yang lebih besar lagi. Karena ia tidak ingin adanya dampak atau stigma negatif yang terjadi di Kota Malang.

Baca Juga : Tabloid Anies Baswedan Dibagikan di Masjid, DMI Kota Malang: Itu Jelas Dilarang Undang-Undang Pemilu

“Kalau tempat umum saya kira silahkan. Kalau di masjid jangan. Ini lebih awal (antisipasi). Jangan ditarik-tarik, karena kasian umat nanti,” tegas Sutiaji.

Diberitakan sebelumnya, tabloid Anies Baswedan yang diterbitkan KBA Newspaper ini dibagikan ke jamaah Masjid Al Amin sesuai menunaikan salat Jumat pada 16 September 2022 lalu.

Tabloid 12 halaman tersebut diduga digunakan sebagai pencitraan pria yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Isinya tentang semua prestasi yang pernah diraih oleh Anies Baswedan dan membanding-bandingkan dengan lawan politik lain.

Hal itu awalnya heboh di media sosial Twitter yang diunggah oleh @AkuAtikaFaya pada Minggu (18/9/2022) kemarin. Dalam cuitannya, Atika mengatakan "Kaget dirumah ada tabloid kek gini, isinya cuma tentang @aniesbaswedan. Oalah, taunya suami dapet dari masjid pas Jumat kemarin. Keknya model kampanye lewat masjid di Pilkada DKI kemarin mulai dilakukan. Ini di Malang lo guys, gimana di tempat kalian ada juga kah," tulis akun Twitter @AkuAtikaFaya yang sudah sukai oleh 2.074 pengguna Twitter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Wali Kota Malang JATIMTIMES

Berita Lainnya