5 Kode Rahasia Meteran Listrik yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Membantu Sekali 

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

06 - May - 2026, 11:12

Potret KWH meter. (Foto: Anak Teknik Indonesia)

JATIMTIMES - Banyak pengguna listrik prabayar hanya memanfaatkan meteran atau kWh meter untuk memasukkan token. Padahal, di balik tombol angka tersebut tersimpan sejumlah fitur yang bisa membantu mengontrol penggunaan listrik di rumah.

Fitur ini umumnya tersedia pada meteran listrik prabayar, yang dilengkapi tombol numerik untuk memasukkan kode tertentu. Berbeda dengan pelanggan pascabayar yang tidak memiliki tombol angka pada meterannya.

Baca Juga : Tagihan Listrik Tiba-Tiba Naik? Ini 6 Penyebab Tak Terduga, Padahal Tarif Mei 2026 Tidak Berubah

Lalu, apa saja kode penting yang bisa dimanfaatkan pengguna? Berikut daftar lengkapnya.

1. Cek Sisa Pulsa Listrik

Untuk mengetahui sisa token listrik, pengguna bisa memasukkan kode 37 pada meteran. Meski informasi saldo biasanya muncul di layar, tampilannya kerap berganti, sehingga kode ini bisa jadi cara cepat untuk mengecek secara langsung.

2. Atur Batas Alarm Token

Meteran listrik prabayar dilengkapi alarm yang akan berbunyi saat pulsa hampir habis. Pengguna bisa mengatur batas minimum sesuai kebutuhan dengan kode 456 diikuti angka kWh.

Misalnya:
Ketik 45610 untuk alarm di sisa 10 kWh
Ketik 45605 untuk alarm di sisa 5 kWh

Fitur ini membantu pengguna agar tidak kehabisan listrik secara tiba-tiba.

3. Matikan Alarm Sementara

Jika alarm berbunyi dan terasa mengganggu, pengguna bisa menghentikannya sementara dengan kode 812. Namun, perlu diketahui, alarm hanya berhenti beberapa menit sebelum aktif kembali.

Fitur ini biasanya dimanfaatkan untuk memberi waktu mengisi token tanpa terganggu suara peringatan.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia hingga 11 Mei 2026, Ini Sebaran Wilayahnya

4. Cek Tegangan Listrik

Kode 41 bisa digunakan untuk melihat tegangan listrik di rumah. Informasi ini penting untuk memastikan kondisi listrik tetap stabil.

"Contohnya kalau lampunya redup-redup, coba cek tegangannya. Tegangannya kok bagus? Berarti bukan dari PLN, bisa jadi lampunya yang sudah habis," ucapnya.

5. Cek Arus Listrik

Selain tegangan, pengguna juga bisa memantau arus listrik dengan memasukkan kode 44. Fitur ini membantu mengetahui apakah penggunaan listrik masih dalam batas normal.

Jika arus terlalu tinggi, bisa jadi daya listrik di rumah sudah tidak mencukupi dan perlu ditingkatkan.

Demikian daftar kode meteran khususnya bagi pengguna listrik prabayar. Semoga memudahkan Sobat JatimTIMES untuk mengontrol konsumsi listrik hingga mengantisipasi gangguan ya.