Hari Pertama Kerja, Wali Kota Wahyu Hidayat Tak Beri Toleransi ASN Bolos

Reporter

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

25 - Mar - 2026, 12:09

Momen halal bihalal Pemkot Malang bersama Forkopimda Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran di Kota Malang tak ada toleransi bagi yang bolos kerja. Hal itu disampakan oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat   saat menggelar halal bihalal bersama seluruh ASN dan Forkopimda di Balai Kota Malang, Kamis 25/3/2026. Wahyu bahkan memastikan pelayanan publik harus kembali berjalan maksimal tanpa pengecualian.

Wahyu menegaskan bahwa seluruh aparatur sipil negara diwajibkan hadir secara langsung di kantor pada tanggal 25 Maret 2026. Ia menilai, kondisi geografis Kota Malang yang relatif kecil membuat kebijakan work from anywhere (WFA) dinilai kurang relevan untuk diterapkan.

Baca Juga : Meriah Saat Idul Fitri, Pemdes Tambakrejo Pasang Penerangan Jalan

“Tanggal 25 saya wajibkan semua ASN dari Kota Malang untuk masuk. Jadi kita tidak memperlakukan WFA karena memang Kota Malang juga kecil tempatnya. Jadi walaupun tidak ada WFA pun pengaruhnya juga tidak ada. Jadi saya wajibkan untuk masuk untuk bisa melayani kepada masyarakat di hari pertama,” ujarnya.

Tak berhenti pada kehadiran, Wahyu juga memberi perhatian khusus terhadap kualitas pelayanan. Ia bahkan menyiapkan langkah pengawasan yang dilakukan secara langsung, namun tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Dan untuk berkaitan dengan kehadiran dan bagaimana bentuk pelayanan, nanti saya akan keliling. Untuk melihat secara acak dan rahasia. Dan saya diem-diem nanti, mungkin motoran saja saya akan mencoba bagaimana bentuk pelayanan,” katanya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan benar-benar berjalan apa adanya di lapangan, tanpa rekayasa atau persiapan khusus.
Saat ditanya terkait kemungkinan adanya ASN yang bolos di hari pertama kerja, Wahyu mengaku belum menerima laporan. Namun, ia tetap akan melakukan pengecekan menyeluruh melalui data kehadiran yang akan direkap.

Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi

“Belum, belum ada laporan. Tapi kalau saya tadi lihat dari jumlahnya, Insya Allah enggak ada yang bolos. Tapi nanti kita akan cek. Kan biasanya datanya kan nanti sore, nanti terekap,” ungkapnya.

Dengan langkah tegas ini, Pemerintah Kota Malang ingin memastikan momentum pasca-Lebaran tidak mengendurkan disiplin ASN, sekaligus menjamin pelayanan kepada masyarakat tetap prima sejak hari pertama kerja.