LavAni Kunci Kemenangan 3-0 atas Garuda Jaya di GOR Ken Arok Malang
Reporter
Redaksi
Editor
Nurlayla Ratri
08 - Feb - 2026, 06:13
JATIMTIMES - Jakarta LavAni Livin Transmedia kembali menunjukkan dominasinya pada putaran kedua Proliga 2026 setelah menundukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-18, 25-23, 25-19) di GOR Ken Arok, Kota Malang, Minggu (8/2/2026).
Sejak set pertama, LavAni tampil agresif dan langsung mengambil kendali permainan. Jarak skor yang cukup jauh membuat Garuda Jaya kesulitan keluar dari tekanan hingga set pembuka ditutup kemenangan LavAni.
Baca Juga : Hasil Terbaru Olimpiade Musim Dingin 2026: Hujan Medali di Italia, Jepang Dominasi Snowboard
Memasuki set kedua, Garuda Jaya sempat mencuri poin pertama dan memberikan perlawanan lebih ketat. Tim muda tersebut bahkan mampu mengejar ketertinggalan dari 5-8 menjadi 9-9 hingga berbalik unggul 12-10. Namun LavAni merespons cepat dan kembali mengontrol ritme pertandingan hingga mengunci set kedua dengan skor 25-23.
Pada set ketiga, konsistensi LavAni kembali terlihat. Meski Garuda Jaya berusaha menjaga jarak skor, LavAni tetap stabil hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 25-19.
Pelatih Jakarta LavAni, Erwin Rusni, bersyukur atas hasil positif tersebut dan menegaskan pentingnya rotasi pemain jelang fase krusial kompetisi.
“Alhamdulillah, kami selalu bersyukur pemain sehat dan diberi kemenangan. Kenapa rotasi, karena kita mencoba semuanya agar di final four nanti tidak kaget semua pemain,” ujarnya.
Ia juga menilai momen tertinggal di set kedua sebagai hal yang wajar.
“Saya rasa itu biasa, karena mereka senior, tapi saya ingatkan pemain jangan sampai main-main. Kami menjaga ritme agar tidak terulang lagi,” tambahnya.
Menurutnya, komposisi kekuatan pemain yang merata di skuad LavAni menjadi salah satu keunggulan utama tim.
Baca Juga : Prabowo Tiba di Malang, Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 1 Abad NU Besok
“Pemain lokal kita merata semua. Pengganti Boy selama ini kami tidak takut rotasi dan teman-teman bisa mengatasi itu semua,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widiyanto, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski harus mengakui keunggulan lawan.
“Semua orang tahu LavAni seperti apa, cuma kami tetap berupaya memberi perlawanan. Tadi anak-anak sudah berusaha,” katanya.
Ia menegaskan fokus timnya saat ini bukan sekadar mengejar target besar.
“Kami tidak berpikir jauh ke final four, tapi fokus poin demi poin. Final four itu hasil, tapi kami berusaha agar tiap pertandingan bisa dapat poin,” pungkasnya.
