Kemenag Tegaskan Komitmen untuk Perjuangkan Kesejahteraan Guru Madrasah

06 - Feb - 2026, 07:27

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin.

JATIMTIMES - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan tata kelola pendidikan madrasah sekaligus memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah, baik negeri maupun swasta.

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin dalam Seminar Peningkatan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Madrasah yang berlangsung di Amphiteater Tower Teungku Ismail Yakub Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga : Workshop MGMP Kimia di MAN 2 Kota Malang, Upaya Ubah Cara Mengajar Kimia yang Dianggap Sulit

Ia mengakui bahwa Kemenag masih menghadapi berbagai keterbatasan, namun tetap berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah produktif dan terukur dalam memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah, baik yang berstatus negeri maupun swasta.

Kamaruddin Amin menegaskan target besar Kemenag agar permasalahan guru madrasah dapat diselesaikan secara bertahap hingga tuntas. Menurutnya, sertifikasi dan kesejahteraan guru madrasah bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari pemerintah daerah, pengelola madrasah, hingga masyarakat.

“Guru harus menjadi perhatian dan perjuangan kita bersama. Jika guru sejahtera, maka mutu pendidikan madrasah akan meningkat dan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai, guru madrasah merupakan elemen kunci dalam ekosistem pendidikan nasional. Menurutnya, keberhasilan reformasi pendidikan tidak dapat dilepaskan dari peran guru yang profesional, sejahtera, dan terlindungi secara kebijakan. “Guru adalah bagian ekosistem terpenting dalam mata rantai pendidikan Indonesia. Kualitas pendidikan bangsa ini sangat ditentukan oleh kualitas guru,” tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa peningkatan tata kelola madrasah harus berjalan seiring dengan upaya peningkatan kesejahteraan guru. Tata kelola yang baik, lanjutnya, akan menciptakan sistem pendidikan yang adil, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran. “Upaya meningkatkan kesejahteraan guru merupakan motivasi besar bagi saya dalam berkhidmat untuk umat dan bangsa melalui Kementerian Agama,” papad Kamaruddin Amin.

Pada kesempatan tersebut, ia juga berbagi pengalaman akademik dan pengamatannya saat menimba ilmu di sejumlah negara dengan sistem pendidikan maju, seperti Finlandia, Jepang, dan Inggris. Ia menjelaskan bahwa kemajuan pendidikan di negara-negara tersebut tidak terlepas dari perhatian serius pemerintah terhadap kesejahteraan dan martabat profesi guru.

Baca Juga : PMBM 2026 MAN 1 Kota Malang Segera Dibuka, Berikut Jadwal dan Tahapannya

“Pendidikan di negara-negara maju berkembang pesat karena kesejahteraan gurunya sudah terjamin. Guru dihormati, dilindungi, dan diberikan dukungan penuh untuk menjalankan tugas profesionalnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kamaruddin Amin menegaskan bahwa kesuksesan seseorang tidak pernah dicapai secara individual, melainkan melalui kontribusi banyak pihak, dengan guru sebagai aktor sentral dalam proses tersebut.

“Kesuksesan bukan semata hasil usaha pribadi, tetapi ada campur tangan orang lain. Dalam hal ini, guru memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter, kompetensi, dan masa depan peserta didik,” jelasnya.

Sebagai informasi, seminar ini diikuti oleh para peserta yang berasal dari berbagai unsur strategis pengelola pendidikan di Jawa Timur, meliputi para Rektor PTKIN, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, para Kepala Bidang dan Kasi Pendidikan Madrasah, Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota se-Jawa Timur, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN), serta Kepala Madrasah Aliyah Swasta.