Enam Bulan, Damkarmat Kota Batu Tangani Lebih dari 300 Pelayanan Non-Kebakaran
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Yunan Helmy
14 - Jul - 2024, 08:40
JATIMTIMES - Kurun waktu enam bulan pertama tahun 2024, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu menangani sekitar 300 kasus non-kebakaran di Kota Batu. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan pengaduan kebakaran yang cenderung mengalami penurunan.
"Memang penanganan non-kebakaran jelas lebih banyak. Baik evakuasi hewan, seperti tawon, ular, kucing, monyet, beberapa kali. Mungkin kisaran sudah 300-an tahun ini. Mungkin dibandingkan kebakaran hanya satu banding lima," ujar Kabid Pencegahan Damkarmat Kota Batu Santoso Wardoyo saat dikonfirmasi, belum lama ini.
Baca Juga : Kediri Night Ride, Pj Wali Kota Kediri Gowes Bareng Kapolres dan Masyarakat
Pelayanan di luar kebakaran itu memang difasilitasi oleh Damkarmat. Selama semester pertama 2024, banyak pengaduan yang ditangani. Di antaranya evaluasi sarang tawon, ular, kucing atau hewan peliharaan lain, hingga kejadian tidak terduga.
"Salah satunya yang pernah ditangani adalah evakuasi cincin di jari sampai yang unik di alat kelamin pria. Memang saat ini masyarakat sudah cukup memahami bagaimana layanan Damkarmat sehingga bisa membantu," jelasnya.
Beberapa kasus khusus yang belum bisa ditangani langsung dengan kemampuan Damkarmat tetap diterima dan diberikan solusi. Seperti halnya kebakaran para travo listrik di lingkungan masyarakat, Damkarmat berkomunikasi dengan PLN untuk melakukan pengamanan dan penanganan. "Masing-masing kasus, seperti hewan, punya kesulitan tersendiri," tambahnya.
Walaupun sebenarnya, sambung Santoso, batasan non-kebakaran adalah kondisi yang mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda. Hanya, pengaruh media sosial dan informasi terkait penanganan Damkarmat yang menyebabkan tingginya angka aduan dengan beragam kasus.
Bahkan, dalam sehari rata-rata aduan bisa mencapai lebih dari lima kasus. Termasuk penanganan darurat di jalan raya seperti kecelakaan lalu lintas. Santoso menyebut, banyaknya aduan menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap layanan Damkarmat di Kota Batu.
Baca Juga : Bupati Malang Ajak Pembalap Turut Gempur Rokok Ilegal
Hal ini disikapi dengan asesmen sebelum pelayanan. Sehingga hanya kasus dengan kedaruratan tertentu dan dapat ditangani oleh Damkarmat yang langsung direspons.
Personel yang bertugas juga telah mendapatkan pelatihan khusus rescue untuk melakukan berbagai evakuasi. Personel juga dibekali dengan sarana prasarana pendukung sesuai standar dengan menggunakan alat pelindung diri yang sesuai kebutuhan.
"Apa pun laporan masyarakat tidak kita tolak, tapi kami berikan solusi lebih baik," imbuh Santoso.
