Sejumlah Tokoh Hadiri Pemakaman Gus Sholah, Termasuk Pengacara Hotman Paris

04 - Feb - 2020, 01:16

Keranda jenazah Gus Sholah saat menuju ke pemakaman. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JOMBANGTIMES - Jenazah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sudah tiba di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang pada Senin (3/2) pukul 13.03 WIB. Kedatangan jenazah diantarkan oleh keluarga dan sejumlah pejabat daerah.

Tiba di Ponpes Tebuireng, jenazah langsung disemayamkan di dalem kasepuhan Tebuireng, tempat Gus Sholah biasa tinggal. Kedatangan jenazah Pengasuh Ponpes Tebuireng sekaligus adik kandung Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), disambut lantunan surat Al-Ikhlas yang dibacakan ribuan santri.

Di lokasi Ponpes Tebuireng, sudah terlihat beberapa pelayat dari sejumlah pejabat dan kiai sepuh. Seperti Menko Polhukam, Mahfudz MD, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, M Nuh, dan pengacara kondang Hotman Paris. Selain itu, para kiai sepuh yang terlihat hadir adalah KH Mustofa Bisri atau Gus Mus dari Rembang dan KH Anwar Mansyur dari PP Lirboyo, Kediri.

Setelah jenazah cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy'ari ini disemayamkan, lantas dishalatkan di masjid Tebuireng. Setelah dishalatkan, jenazah putra mantan Menteri Agama RI Pertama KH Abdul Wahid Hasyim ini dimakamkan ke kompleks pemakaman keluarga Ponpes Tebuireng.

Jenazah Gus Sholah mulai memasuki areal pemakaman pada pukul 14.00 WIB. Di lokasi makam utama, hanya kalangan dzuriyah yang diperkenankan untuk menempati lokasi pemakaman. Dua putra Gus Sholah yakni Irfan Asy'ari Sudirman atau Ipang Wahid dan Iqbal Bili mendapat kesempatan turun ke liang lahat.

Setelah prosesi pemakaman usai, acara dilanjutkan dengan pembacaan Talkin oleh KH Masduqi. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang diikuti oleh keluarga pondok dan para pelayat dan ribuan santri yang hadi di sekitar pemakaman.

Prosesi pemakaman selesai, selanjutnya dilakukan sambutan oleh pihak keluarga dan sejumlah tokoh yang hadir. Wakil Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin memberikan sambutan mewakili keluarga.

Pada kesempatan itu, Gus Kikin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pelayat yang hadir dan mengantarkan Gus Sholah ke peristirahatan terakhirnya. "Kehadiran anda sangat mendukung kami keluarga Tebuireng. Ini dukungan moral yang besar," ujarnya.

Ia juga tak lupa menghaturkan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia. Pihak keluarga meminta keikhlasan masyarakat dan para pelayat agar senantiasa memaafkan Gus Sholah.

"Kalau ada kesalahan beliau mohon dimaafkan. Apabila ada urusan yang belum selesai, mohon diikhlaskan atau menghubungi keluarga pondok Tebuireng," pungkasnya.

Gus Sholah wafat pada Senin (2/2) sekitar pukul 20.55 WIB, di RS Jatung Harapan Kita, Jakarta. Pengasuh Ponpes Tebuireng ini sempat mengalami masa kritis pasca operasi akibat melawan penyakit jantung yang dideritanya. Suami dari Farida ini meninggalkan 2 putra dan 1 putri, serta 6 cucu.(*)